LOADING

Type to search

 

Pantun sering dianggap sebagai sebuah tradisi lisan yang berasal dari Melayu. Faktanya, dalam sejumlah penelitian sebagai jenis puisi lama, pantun dimiliki oleh banyak masyarakat tradisional. Nama dan penerapan tradisi lisannya bisa bermacam-macam dengan pola dasar yang sama: berbaris empat, bersampiran-isi dan secara umum berima/bersajak akhir ab-ab.

Di Nusantara, ada yang menyebutnya dengan nama Pari/parik (Jawa), Ende-ende (Mandailing), Wangsalan & panuntun (Sunda), paparegan & Kejhung (Madura), dan sebagainya. Di luar Nusantara, misalnya ada Syi-Cing (Tiongkok), Copla (Spanyol), dan sebagainya.

Dengan penemuan penelitian yang demikian, bisa kita katakan di sini: Pertama, bahwa tradisi pantun belum tentu asli dari Nusantara. Ada kemungkinan besar ia sudah ada di satu kelompok masyarakat kuno sebelum kemudian tersebar lebih luas.

Akan tetapi, Kedua, jika kita lihat titik persebarannya yang begitu dominan di wilayah Asia, maka ada kemungkinan besar keberadaan awal mula Pantun memang di Asia bahkan bisa jadi memang terbukti kelak kemudian memang asli Nusantara-Melayu.

Ketiga, di sini kita mengetahui bahwa istilah yang digunakan luas adalah istilah Pantun-Panuntun-Penuntun yang berasal dari Sunda, yang artinya, bisa jadi Pantun memang pernah jadi bagian kultur dominan di Nusantara sebagai bagian dari kultur “zaman Sunda.” []

 

SainsPuisi Lab.

 

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AVANT PROPOSE


Puisi berasal dari bahasa Yunani, Poiein (buat/making) dengan tambahan -is (aktivitas) di belakangnya. Poiein+is, Poiesis (aktivitas membuat ulang). Kata ini digunakan dalam banyak konteks yang tak hanya pada pekerjaan seni atau lebih khusus seni berbahasa; pada kerja manufaktur hingga dalam penerapan ilmu kedokteran. Contoh yang paling sering saya bawa misalnya pada kata Hematopoiesis (proses natural pembuatan ulang darah: proses pengembangan darah di dalam tubuh yang melibatkan pembelahan hingga diferensiasi kefungsian sel). Akan tetapi, dalam hal ini baiklah kita batasi saja pada kegiatan seni membentuk ulang bahasa, yangmana, para pemikir Yunani ...

Klik Di sini

 

This will close in 0 seconds