LOADING

Type to search

Terjemah Puisi “I Still Recall” -Karya Alexander Pushkin

Konon, jika kita bertanya secara sembarang kepada orang Rusia siapa pemuisi yang paling mereka gemari, maka pada banyak jawaban kita akan menemukan nama Alexander Pushkin. Konon juga, para pelajar Rusia mempelajari puisi-puisi Pushkin dengan perasaan yang dalam. Di antara puisi-puisi yang paling digemari mereka yaitu yang berjudul Winter Morning, Winter Eevening juga seri puisi yang tercantum dalam novel-puisinya Eugene Onegin (1825–1832).

Akan tetapi, jika ditanya lebih jauh di antara puisi-puisi Pushkin mana yang paling mereka sukai, maka, ia akan menyebut I Still Recall. 

Nah, pada kesempatan ini saya coba menerjemahkannya dari versi Bahasa Inggris Andre Kneller berikut.




I Still Recall

I still recall the wondrous moment:
When you appeared before my sight
As though a brief and fleeting omen,
Pure phantom in enchanting light.

In sorrow, when I felt unwell,
Caught in the bustle, in a daze,
I fell under your voice’s spell
And dreamt the features of your face.

Years passed and gales had dispelled
My former hopes, and in those days,
I lost your voice’s sacred spell,

The holy features of your face.
Detained in darkness, isolation,
My days began to drag in strife.
Without faith and inspiration,
Without tears, and love and life.

My soul attained its waking moment:
You re-appeared before my sight,
As though a brief and fleeting omen,
Pure phantom in enchanting light.

And now, my heart, with fascination,
Beats rapidly and finds revived
Devout faith and inspiration,
And tender tears and love and life.

(Versi Bahasa Inggris oleh Andrey Kneller)




Aku Masih Ingat

Aku masih ingat akan momen yang membuatku kagum
Ketika kau mendadak muncul di hadapanku
Layaknya sesuatu yang singkat dan hanya sekilas
Hantu yang murni dan mempesona

Di dalam kesedihan, dan ketika aku lesu
Terperangkap dalam hiruk pikuk, dalam kebingungan
Aku terjatuh dalam sihir suaramu
dan memimpikan bagaimana wajahmu

Tahun-tahun berlalu dan angin kencang telah hilang
Harapanku yang dahulu, dan di masa itu
Aku kehilangan sihir suci suaramu

Gambaran suci dari wajahmu
Tertawan dalam kegelapan, terisolasi
Hari-hariku mulai belarut-larut dalam perselisihan.
Tanpa keyakinan dan inspirasi,
Tanpa air mata, dan cinta dan kehidupan.

Sesampainya jiwaku terjaga
Kau muncul kembali di hadapanku
Layaknya sesuatu yang singkat dan hanya sekilas
Hantu yang murni dan mempesona

Dan sekarang, hatiku, dengan keterpesonaan,
Berdegup kencang dan terasa hidup kembali
Keyakinan yang pasrah dan inspirasi
Dan air mata yang lembut, dan cinta dan kehidupan

(Terjemah oleh Shiny.ane e’poesya)

 

Alexander Sergeyevich Pushkin (1799-1837) adalah seorang pengarang Romantis Rusia yang dianggap banyak orang sebagai pemuisi terbesar Rusia dan pendiri sastra Rusia modern. Pushkin merintis penggunaan bahasa vernakular dalam puisi-puisi dan drama-dramanya. Ia menciptakan sebuah gaya penceritaan—mencampurkan drama, roman, dan satir—yang sejak itu dihubungkan dengan sastra Rusia dan sangat memengaruhi para penulis Rusia yang belakangan kelak.




Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AVANT PROPOSE


Puisi berasal dari bahasa Yunani, Poiein (buat/making) dengan tambahan -is (aktivitas) di belakangnya. Poiein+is, Poiesis (aktivitas membuat ulang). Kata ini digunakan dalam banyak konteks yang tak hanya pada pekerjaan seni atau lebih khusus seni berbahasa; pada kerja manufaktur hingga dalam penerapan ilmu kedokteran. Contoh yang paling sering saya bawa misalnya pada kata Hematopoiesis (proses natural pembuatan ulang darah: proses pengembangan darah di dalam tubuh yang melibatkan pembelahan hingga diferensiasi kefungsian sel). Akan tetapi, dalam hal ini baiklah kita batasi saja pada kegiatan seni membentuk ulang bahasa, yangmana, para pemikir Yunani ...

Klik Di sini

 

This will close in 0 seconds