LOADING

Type to search

Asal-usul istilah Sajak

Istilah SAJAK berasal dari bahasa Arab, Saaj’  (bunyi kata yang berpola atau teratur). Istilah ini masuk ke dalam nomenklatur kesusastraan Indonesia sejak zaman kesusastraan Melayu Nusantara dipengaruhi oleh peradaban Islam. Istilah ini masuk bersama dengan istilah Syair.

Tulisan-tulisan yang memiliki pola bunyi atau keteraturan bunyi kemudian disebut sebagai tulisan bersajak. Syair adalah salah satu contoh tulisan bersajak.

Dalam tradisi sastra Arab, istilah Saaj’  pertama kali digunakan untuk menandai tulisan yang memiliki keteraturan bunyi namun tidak mengambil form (bentuk) Syair. Abū-Muhammad Muslih al-Dīn bin Abdallāh Shīrāzī (Kelahiran 1210) adalah penulis Saaj’  Abad Pertengahan asal Persia yang paling dikenal sebelum Saaj’  Gibran dikenal di Abad 20an.

Istilah Saaj’  adalah padanan dari istilah Rima (Rhyme). Karya Abū-Muhammad Muslih dan Gibran dalam tradisi kesusastraan berbahasa Inggris digolongkan sebagai karya Rhyme Prose; (Prosa Berima, Prosa Bersajak).

 

Penyunting: Shiny.ane el’poesya

Disunting pertama kali pada 19 November 2021

Pembaharuan suntingan: belum pernah

Pengajuan data pembanding bisa ketik di kolom komentar atau kirim ke shiinyane@gmail.com dengan subjek #sainspuisi_asalusul_(judul topik)

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *