LOADING

Type to search

Tags:

Kemarau Cinta – Rina’s

Kemarau Cinta

Ya Allah … Ya Wadud …
Engkau Sang Maha Cinta
Jika belaian-Mu menyentuh muka bumi
Tak ada wajah kesakitan mengemis kasih

Mengemis kasih dari tangan-tangan yang congkak bongak
Tangan yang menampar luka dengan luka-luka lagi
Tangan yang menghempas harapan tanpa belas kasihan
Tangan-tangan itu seolah menyandang kehidupan abadi

Ya Allah … Ya Wadud …
Engkau Sang Maha Cinta
Kurindukan tangan-Mu memeluk erat dan hangat
Mengawai hati rapuh melepuh–sembiluan kehidupan

Rapuh saat menapaki takdir-Mu
Lepuh dalam cerita mendidih pasrah
Mengadu, aku hanya ingin mengadu pada-Mu
Tentang kehidupan, pun tentang cinta

Ya Allah … Ya Wadud …
Engkau Sang Maha Cinta
Satu tetes saja cinta-Mu menyentuh raga bumi
Semua yang Engkau ciptakan takkan kekeringan

Kekeringan cinta dan kasih sayang
Jiwa tumbuh di atas tanah yang retak
Tersekat dari belaian yang senantiasa dirindukan
Menelantarkanku dalam terik kehidupan

Ya Allah … Ya Wadud …
Engkau Sang Maha Cinta
Turunkanlah hujan cinta dan sayang-Mu, deras
menderas dan biarkan bumi kuyup serta menebarkan aroma

Aroma cinta yang menjelajahi segala penjuru
Menitahkan setiap jiwa yang tak hendak tunduk
Mencangkum jiwa yang nyaris mati tergilas;
aku

Konon, kehidupan itu adalah kemarau panjang
Kemarau cinta dan kasih sayang, tapi

kini

tidak lagi

2020

 

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *