LOADING

Type to search

Dulu

Dulu, memaki mendungmu
bergelayut seakan mengembung
penghalau hangatnya terik
yang kini mulai memanggang

Dulu, memaki rintikmu
yang menitik tiap detik
hingga kian memekik
dan kini sunyi mulai mencekik

Dulu, memaki derasmu
yang datang tak diundang
hingga menggenang
dan kini mulai terkenang

Kemarau yang panas, meranggas
mendesak sebuah pengakuan:
Aku merindukanmu

Hujan

Ciamis, 10 Oktober 2019


Oleh: Agniar 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AVANT PROPOSE


Puisi berasal dari bahasa Yunani, Poiein (buat/making) dengan tambahan -is (aktivitas) di belakangnya. Poiein+is, Poiesis (aktivitas membuat ulang). Kata ini digunakan dalam banyak konteks yang tak hanya pada pekerjaan seni atau lebih khusus seni berbahasa; pada kerja manufaktur hingga dalam penerapan ilmu kedokteran. Contoh yang paling sering saya bawa misalnya pada kata Hematopoiesis (proses natural pembuatan ulang darah: proses pengembangan darah di dalam tubuh yang melibatkan pembelahan hingga diferensiasi kefungsian sel). Akan tetapi, dalam hal ini baiklah kita batasi saja pada kegiatan seni membentuk ulang bahasa, yangmana, para pemikir Yunani ...

Klik Di sini

 

This will close in 0 seconds