LOADING

Type to search

Pelangi dan Kebunku

Pelangi dan Kebunku

1.

Pelangi … pelangi
Alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
Di langit yang biru

Seperti sesuatu yang berada di langit hatiku
Disebut pelangi, ataukah jatuh hati
Berwarna-warni, hingga tak dapat kupahami

Pelukismu agung
Siapa gerangan
Pelangi … pelangi
Ciptaan Tuhan

Tuhan yang menciptakan pelangi
Dia pula yang menciptakan hati
Namun engkaulah
Yang mencipta debaran di hati ini

2.

Lihat kebunku penuh dengan bunga
Ada yang putih dan ada yang merah
Setiap hari kusiram semua
Mawar melati semuanya indah

Seperti halnya taman hatiku
Seketika menjadi berbunga-bunga
Kala kuingat dirimu

Kadang seperti melati
Sederhana, putih memesona

Kadang juga seperti mawar
Merah, penuh gairah

Merekah, indah

HK, 03 Oktober 2019


Oleh: Icha Wulandari

Previous Article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AVANT PROPOSE


Puisi berasal dari bahasa Yunani, Poiein (buat/making) dengan tambahan -is (aktivitas) di belakangnya. Poiein+is, Poiesis (aktivitas membuat ulang). Kata ini digunakan dalam banyak konteks yang tak hanya pada pekerjaan seni atau lebih khusus seni berbahasa; pada kerja manufaktur hingga dalam penerapan ilmu kedokteran. Contoh yang paling sering saya bawa misalnya pada kata Hematopoiesis (proses natural pembuatan ulang darah: proses pengembangan darah di dalam tubuh yang melibatkan pembelahan hingga diferensiasi kefungsian sel). Akan tetapi, dalam hal ini baiklah kita batasi saja pada kegiatan seni membentuk ulang bahasa, yangmana, para pemikir Yunani ...

Klik Di sini

 

This will close in 0 seconds