LOADING

Type to search

Tags:

Surat Cinta untuk Kepompong (Metamorfosis – Saiful Huda)

SURAT CINTA UNTUK KEPOMPONG

untuk kepompong di dahan pohon jambu, di pekaranganku

apakah puisi adalah puasa dari menyakiti kata-kata?
kupinjam diam dari rahimmu, istirahat dari bercakap-
cakap agar mendengar seakan melihat suara berjalan dalam
telingaku. perempuan menari keringatnya tetes di lantai
lengkung tarinya, tungkai dan tangkai betis melerai
rumpun gerimis di rumput tipis setelah jendela rendah
dari sebuah kamar seorang terbaring miring mengistirahatkan
kepalanya di bantal-tangan dan menyimak air di teritisan
menitik, tik, tik,             tik,           tik

kupinjam diam dari rahimmu. suara ini jadi kupu-kupu

 

KOTAK MUSIK

ada musik dalam kata. ada makna dalam musik.

percakapan begitu dingin. aku harapkan hal lain.

kau yang duduk memeluk lutut dan menyukai boneka menari di atas kotak kecil itu ingin lebih pelan dan yakin kepada nafas. kau biarkan selarik nada keluar dan menghangatkan pundakmu.


Dua puisi di atas adalah dua puisi milik Saiful Huda yang terdapat dalam buku berjudul Metamorfosis (2019). Untuk lebih lengkap soal buku, bisa klik di akun Facebook berikut -> Es ha

Tags:
Previous Article
Next Article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *