LOADING

Type to search

Tags:

Mawar II

Mawar ll

Aku adalah mawar
beruntung yang sangat
disayangi Tuanku
Dia selalu membawaku
kemanapun dia pergi
Meletakkanku di
meja ruang tamu,
ruang keluarga, ruang
makan, hingga kamar
tidur pribadinya
Dia bahkan sering
meletakkanku di ruang
kerja; di kantornya

Perilaku Tuanku membuat
iri bunga-bunga lain
Mereka kecewa ketika
berkali-kali Tuanku datang
memetikku; di tengah
banyaknya bunga cantik
lain di halaman
Hmm, tahukah mereka
apa yang kurasakan?
Aku berkali-kali kesakitan
ketika tangkaiku dipatahkan,
ketika akhirnya aku layu
dan terpaksa dibuang

Tuan, bisakah biarkan
aku hidup di halaman
saja? Tidakkah tanganmu
selalu ikut terluka
terkena duriku setiap
kali mematahkanku?
Bisakah kau pergi
dengan tenang; tanpa
selalu membawaku?
Aku akan selalu ada
di sini; di taman ini
Menunggumu datang;
mengagumi mekarku.

07/09/19


Oleh: Annur Aliyyu

Perempuan asal Sukabumi yang belakangan tengah giat belajar menulis puisi; dimulai dari Haiku, Burdah, Puisi Naratif, dan sebagainya. Pernah terkesima dengan salah satu puisi hingga menangis tersedu-sedu di tahun 2019, dan akhirnya memutuskan untuk serius belajar menulis puisi.



Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *