LOADING

Type to search

Ketika Kasih Makin Dingin

Ketika Kasih Makin Dingin

Kita adalah sekumpulan manusia
Yang rindu akan perjumpaan

Oleh kasih, kita disatukan
Berjalan bersama, 
Menggenggam rasa,
yang jadi sama
Mengayun langkah,
menghalau lara

Tapi seiring masa yang 
tak mau kekal
Kita goyah dihempas prahara
Tak ada sapa
Pun tatap mata,
tanda peduli sesama

Dan, 
ruang ini masih sesak
manusia yang sama
Yang dulu memaut asa…
Kini hampa

Iri, dengki dan curiga
hati kita tertutup rapat
Dalam benci bagai hitam jelaga
Yang mengusir cahaya pelita

Demikian
Cinta itu hilang
Kasih pun tak lagi ada kehangatan

05.08.2019


Oleh: Sarmina

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AVANT PROPOSE


Puisi berasal dari bahasa Yunani, Poiein (buat/making) dengan tambahan -is (aktivitas) di belakangnya. Poiein+is, Poiesis (aktivitas membuat ulang). Kata ini digunakan dalam banyak konteks yang tak hanya pada pekerjaan seni atau lebih khusus seni berbahasa; pada kerja manufaktur hingga dalam penerapan ilmu kedokteran. Contoh yang paling sering saya bawa misalnya pada kata Hematopoiesis (proses natural pembuatan ulang darah: proses pengembangan darah di dalam tubuh yang melibatkan pembelahan hingga diferensiasi kefungsian sel). Akan tetapi, dalam hal ini baiklah kita batasi saja pada kegiatan seni membentuk ulang bahasa, yangmana, para pemikir Yunani ...

Klik Di sini

 

This will close in 0 seconds